Mei 8, 2008 pada 7:43 am (Artikel)
5 Bekal Istri Aktivis Dakwah
Oleh: Anis Byarwati
dakwatuna.com – Seorang aktivis dakwah membutuhkan istri yang `tidak
biasa’. Kenapa? Karena mereka tidak hanya memerlukan istri yang pandai
merawat tubuh, pandai memasak, pandai mengurus rumah, pandai mengelola
keuangan, trampil dalam hal-hal seputar urusan kerumah-tanggaan dan
piawai di tempat tidur. Maaf, tanpa bermaksud mengecilkan, berbagai
kepandaian dan ketrampilan itu adalah bekalan `standar’ yang memang
harus dimiliki oleh seorang istri, tanpa memandang apakah suaminya
seorang aktivis atau bukan. Atau dengan kalimat lain, seorang
perempuan dikatakan siap untuk menikah dan menjadi seorang istri jika
dia memiliki berbagai bekalan yang standar itu. Lalu bagaimana jika
sudah jadi istri, tapi tidak punya bekalan itu? Ya, jangan hanya diam,
belajar dong. Istilah populernya learning by doing. Baca entri selengkapnya »
5 Comments
April 17, 2008 pada 7:59 am (Uncategorized)
Bumi yang selalu berputar kini mulai mengharpkan sesuatu kepada pencipta-Nya.
Kira-kira apa ya harapan dunia itu?
Apakah harapan manusia yang sudah bertahun-tahun bekerja?
Harapan yang selalu diinginkan seseorang ketika sudah mencapai umur yang tua renta
…
Yup, benar itulah dia. Kata-kata PENSIUN yang sangat diharapkan pak tua itu.
Apa jadinya jika bumi ini ternyata mempunyai keinginan seperti manusia yang sudah tua itu??
Baca entri selengkapnya »
Leave a Comment
Maret 18, 2008 pada 9:31 am (Uncategorized)
Yup… lantunan kata itu mengalir begitu derasnya dari lisan manusia tersebut.
Berbagai persepsi pun berdesak tuk segera berkeliaran dari arena peristirahatan pemikirannya.
Pendapat dari setiap orang pun terucapkan akibat lantunan kata itu.
Saling menyampaikan pendapat, argumen serta ide bahkan tak sedikit egois berperan di sana.
Pemimpin itu pun segera menengahkan dari pendapat-pendapat yang berlalu lalang
Disinilah pemimpin itu kan berperan bijak atau tidak.
Pemimpin kan teruji
Baca entri selengkapnya »
Leave a Comment